Ketika Anda pertama kali mengaktifkan iPhone Anda, secara langsung ada fungsi tersembunyi yang otomatis aktif di belakang layar tampilan iPhone Anda. Namun fungsi itu hanya bisa otomatis aktif jika Anda memberikannya akses sebelumnya.

Fungsi itu berupa backup otomatis yang akan memuat semua data atau file yang ada dalam iPhone Anda. File itu berupa foto, pesan teks, aplikasi dan beberapa data lainnya yang akan tersimpan otomatis di layanan iCloud selama perangkat Anda terhubung dengan jaringan Wi-Fi.

Namun jika tidak, itu data-data Anda akan sangat rawan untuk lenyap, apabila hal-hal tidak diinginkan dialami seketika misalnya seperti kerusakaan mendadak, kecurian dan sebagainya. Maka dari itu, Anda sangat disarankan untuk membuat cadangan data Anda ke iCloud sebagai tindakan antisipatif.

Pada dasarnya Anda memiliki tiga pilihan untuk membuat dan menyimpan cadangan data Anda yaitu menyimpannya pada iCloud, iTunes, dan secara manual di Komputer Anda. Tetapi Anda tidak mungkin membuang-buang waktu untuk menyimpan file backup Anda di komputer atau menggunakan iTunes, kecuali ada kelebihan lain yang Anda inginkan diluar iCloud.

Sebaliknya, melakukan semuanya secara langsung melalui iPhone Anda dengan iCloud. Ini sederhana, cepat, dan terbaik dari semua. Anda bahkan dapat mengembalikan cadangan file backup terbaru Anda saat keadaan darurat.

Membuat Backup Dengan iCloud

Fungsi iCloud sedikit berbeda dari iTunes, walaupun keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Anda juga harus tahu data apa saja yang dapat disimpan ke iCloud, diantaranya:

  • Riwayat pemebelian Anda untuk musik, film, acara TV, aplikasi, dan buku melalui app store atau aplikasi yang didukung Apple lainnya.
  • Foto dan video (Namun, apabila Anda telah mengaktifkan iCloud Photo Library sebelumnya, maka otomatis semua media Anda sudah tersimpan ke iCloud. sehingga Anda tidak perlu khawatir lagi)
  • Pengaturan perangkat
  • Data aplikasi
  • Penyesuaian layar dan pengelolaan Aplikasi lainnya
  • iMessage, teks (SMS), dan MMS
  • Ringtones
  • Voicemail
  • Data kesehatan
  • Konfigurasi HomeKit

Setiap musik, aplikasi, atau media lain yang tidak dibeli dari iTunes, iOS App Store, dan iBooks Store, tidak akan dicadangkan ke iCloud. Jadi jika Anda memiliki file diluar dari itu, silahkan menyimak artikel ofamni mengenai Cara Backup Menggunakan iTunes, untuk memuat semua data Anda secara lengkap.

Hubungkan ke Jaringan Wi-Fi

Sebelum Anda memulai semua tahapan dibawah, Anda harus memastikan bahwa iPhone Anda terhubung ke jaringan Wi-Fi. Jika tidak, anda tidak akan dapat membuat file cadangan iPhone Anda. Anda dapat menggunakan hotspot publik seperti di Cafe atau Wifi.id, jika Anda tidak memiliki modem wifi pribadi.

Membuat Data Cadangan dari iPhone Anda

Mulailah dengan mengarahkan ke Settings/Pengaturan -> iCloud, kemudian gulir ke bawah dan tekan pada “Backup” atau “Cadangan”.

Pada laman backup bagian bawah, Anda akan melihat tanggal terakhir cadangan iCloud Anda, serta pilihan untuk melakukan “Cadangkan Sekarang” atau  “Back Up Now”.

Tergantung pada jumlah dan ukuran file yang ada pada perangkat Anda, mungkin proses ini membutuhkan beberapa waktu untuk menyelesaikan sampai selesai. Anda juga dapat memilih untuk membatalkan cadangan kapan saja jika proses ini terlalu lama dan Anda perlu menggunakan iPhone Anda segera.

Setelah proses ini selesai, Anda akan melihat backup terbaru Anda dan waktu selesai, yang harus Anda ingat untuk setiap kali Anda harus mengembalikannya di lain waktu.

Mengembalikan Backup dari iPhone Anda

Mengembalikan cadangan iCloud tidak sesederhana tahapan diatas. Sebab tidak ada pilihan tombol “Restore” di mana saja dalam pengaturan.

Jadi sebaliknya, apa yang harus Anda lakukan adalah mengatur ulang seluruh perangkat.Jelas, Anda hanya akan ingin melakukan hal ini jika Anda ingin membuat iPhone Anda benar-benar seperti baru.

Peringatan! Sehingga tidak disarankan untuk memulihkan cadangan ketika Anda tidak yakin untuk mereset ulang iPhone Anda.

Namun jika Anda sudah yakin atau siap menangung bahwa tidak semua data akan kembali, silahkan simak penerapan dibawah ini:

Lakukan ini dengan arahkan ke Settings/Pengaturan -> General/Umum dan bagian paling bawah terdapat tombol “Reset”.

Anda dapat menekan tombol itu, lalu kemudian akan melihat beberapa pilihan ulang yang berbeda. Tetapi Anda hanya perlu memilih “Erase All Content and Settings”. Masukkan Passcode lock (dua kali jika diperlukan), kemudian tekan tombol “Erase iPhone” dan masukkan password iCloud Anda untuk menyelesaikan proses.

iPhone Anda kemudian akan melalui proses menyeka semua media, data, dan pengaturan, kemudian boot kembali seperti perangkat baru. Silahkan Anda hubungkan ke jaringan Wi-Fi, kemudian tekan “Restore dari iCloud Backup” di Apps & Data, dan masukkan ID dan password Apple untuk melanjutkan tahap tersebut.

Anda akan melihat backup terakhir yang terdaftar. Tap pada cadangan terbaru Anda. Setelah memilih itu, iPhone Anda akan memulai proses pemulihan.

Setelah selesai, Anda akan diminta untuk memasukkan informasi iCloud Anda untuk memperbarui pengaturan Anda, serta mengatur Apple Pay. Setelah itu selesai, Anda akan dibawa ke layar depan iPhone Anda. Dimana semua foto, video, aplikasi, pengaturan, dan lebih akan tersedia seperti semula.

Penutup

Sebagai catatan bahwa proses pemulihan atau  pengembalian cadangan file backup di iPhone Anda mengharuskan untuk melakukan reset perangkat. Sehingga jika Anda tidak ingin melakukan atau khawatir akan hal itu. Silahkan melakukan proses backup dengan menggunakan iTunes seperti yang diuraikan pada artikel ofamni yang sebelumnya.