The Denomination Effect adalah salah satu dari bentuk teoritis Bias kognitif yang berkaitan dengan mata uang dan paling sering dialami oleh beberapa orang, khususnya remaja hingga dewasa. dimana orang tersebut lebih cenderung untuk menghabiskan uangnya apabila uangnya dari nominal besar menjadi pecahan lebih kecil.

Contoh : walaupun tanpa contoh mungkin anda juga sudah paham, sebab hal ini paling sering dialami oleh kalangan masyarakat tidak terkecuali saya perangkum tulisan ini. Berdasarkan pribadi, saya sendiri paling mudah menghabiskan uang saya apabila sudah terpecah menjadi nominal kecil, misalnya saya punya 100 ribu, namun dengan nominal sebesar itu bisa saya pertahankan untuk tidak digunakan sampai berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, namun apabila sudah terpecah misalnya menjadi 20 ribu sebanyak 5 lembar, maka dalam seminggupun bisa jadi udah lenyap terpakai.

Teori ini diusulkan oleh dua tokoh ternama yakni Priya Raghubir dan Joydeep Srivastava pada tahun 2009 dengan beberapa percobaan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.

Dalam percobaan yang dilakukan oleh Raghubir dan Srivastava, beberapa mahasiswa diberi dolar dalam pecahan kecil, lalu kemudian Para mahasiswa diberi pilihan terhadap uang tersebut untuk menyimpan uang tersebut ataukan menghabiskan untuk membeli permen.

Pada hasil Konsisten dari teori tersebut, para mahasiswa yang telah diberi dollar tadi, Lebih seperempat dari keseluruhan subjek yang telah diberikan, lebih cenderung menghabiskan uang mereka untuk membeli permen.