Tahun 2016 sudah berakhir, kini mau tidak mau kita harus menjalani aktifitas dan hal-hal di tahun 2017 kedepan. Termasuk cara optimasi yang kian waktu kian pula diperbaharui.

Ditahun 2016 kemarin, ofamni telah menerbitkan artikel serupa. Mengenai cara optimasi atau meningkatkan SEO website atau blog secara spesifik di tahun 2016. Kini untuk membuka lembaran baru di awal tahun 2017 ini. OFamni hendak menerbitkan artikel pembaharuan yang diprediksi dan kemungkinan besar terbukti nyata sebagai teknik atau cara efektif untuk meningkatkan SEO di tahun 2017.

OFamni, bukanlah ahli atau pakar SEO. Tapi ofamni berusaha merangkum seluruh rujukan para master diluar sana untuk diumbar kembali ke teman-teman yang tidak tahu akan hal itu. Semua itu demi keberhasilan bersama.

Tidk perlu basa-basi lagi, berikut ini merupakan 8 (delapan) poin optimasi SEO tersebut:

#1: Penelusuran Google Voice Search

Mungkin Anda sudah pernah melihat iklan Google voice search di billboard jalanan atau di iklan komersial di TV. Ternyata promosi itu cukup efektif, bukan karena iklannya yang bertubi-tubi, tapi manfaat kemudahaan yang dirasakan pengguna sehingga pengguna kembali dan kembali lagi untuk menggunakan fitur ini.

Selain itu, alasan lainnya karena sebagian besar penelusuran itu dilakukan melalui smartphone, sedangkan Android yang memegang posisi pengguna terbanyak, kita ketahui telah diusung sebuah Google Apps sebagai aplikasi bawaan Android.

Jadi mau bagaimana lagi, pengguna android telah disuap dan mereka hanya cukup mengunyahnya saja untuk merasakannya.

Semenjak google pusat dan di Indonesia lagi gencar-gencar mempromosikan Google Voice Search. Itu membuat penelusuran google dengan suara semakin meningkat. Dipublikasikan oleh google bahwa peningkatan itu meningkat tajam lebih dari 25% dari semua penelusuran yang dilakukan dalam waktu 12 bulan terakhir di tahun 2016.

Melihat itu semua, beberapa pakar beranggapan bahwa diprediksikan kedepannya akan banyak kata kunci penelusuran yang berlandaskan lisan atau ucapan yang biasa digunakan untuk mencari sesuatu.

Contoh kecilnya saat ini, dimana dahulu ketika orang ingin tahu sesuatu melalui google (misalnya om telolet om). keyword penelusuran akan didominasi  dengan kata kunci “om telolet om adalah” atau “pengertian atau definisi om telolet om”.

Tapi saat ini kata kunci penelusuran itu lebih didominasi oleh kata kunci “Apa itu om telolet om?”, dimana kata kunci itu lebih condong sebagai ucapan atau kalimat lisan.

#2: Google RankBrain – Artificial Intelligence (AI) Semakin Beringas

Sebenarnya hampir tiap tahun ada kejutan istimewa dari Google, tapi kali ini semakin istimewa dari sebelumnya. Dimana algoritma penelusuran Google di akhir tahun 2016 kemarin, mendapatkan dukungan kuat dari team pengembang Google dengan melakukan peningkatan integrasi mesin pencaharian dengan algoritma dengan tujuan agar si AI (Artificial Intelligence) ini semakin cerdas dalam mengatasi tindakan-tindakan manipulasi licik pengguna.

Google RankBrain yang diresmikan pada tahun 2015 kemarin ini, mereka harap di tahun 2017 untuk membuat pencarian lebih cerdas dan hanya memberikan informasi yang relevan bagi pengguna mesin pencari. Ini berarti bahwa untuk memerangi munculnya AI dalam pencarian, webmaster dan pemilik situs web harus fokus pada menambahkan sesuatu yang unik sesuai dengan niche mereka.

#3: Kata Kunci dari Personal Branding Semakin di Prioritaskan

Kata Kunci dari Personal Branding adalah kata kunci unik yang mewakili nama brand tertentu. Misalnya saya memiliki brand bernama “OFamni” dan mengoptimasi nama brend itu. Maka seluruh pencaharian dengan kata kunci “ofamni” akan lebih terarah pada informasi-informasi yang berkaitan dengan diri saya. Tapi ingat, kata kunci yang unik!

Mengukir ceruk dalam ruang database kata kunci yang semakin dipenuhi, dan ini adalah cara baru yang Google lakukan agar dapat lebih fokus pada platform kreatif untuk mendorong mereka-mereka  (brand) melawan segala rintangan persaingan mesin penelusuran.

Bagaimana caranya memaksimalkan personal branding?

Secara umum personal branding dapat dimaksimalkan dengan menggunakan url atau domain website serupa dengan nama brand Anda, kemudian menautkan istilah brand Anda di berbagai tautan lainnya seperti judul, social media dan sebagainya.

Selebihnya mengenai personal branding, bisa disimak melalui artikel “Cara Mudah Memaksimalkan Personal Branding di Google” yang membahas poin ini lebih rinci.

#4: 301 Redirects Dapat Menjatuhkan Relevansi Niche?

Jika Anda pernah menyimak beberapa acuan SEO di tahun-tahun sebelumnya. Anda mungkin pernah mendengar atau membaca bahwa tidak dianjurkan untuk menerapkan 301 Redirect secara berlebihan, karena hal itu dapat menjebolkan angka PageRank.

Yah, mungkin ini juga tidak begitu bermanfaat secara signifikan. Melihat angka pagerank itu sendiri sangat sulit untuk digeser.

Diluar itu semua, ada kabar pada akhir tahun 2016 kemarin. Dimana Google mengubah generasi penerapan SEO yang tadinya 301 redirect secara berlebihan dapat menjebolkan PR, tapi kini itu telah ditiadakan. Sehingga kita sudah bisa bernafas lega.

Tapi, jangan terlalu terburu-buru menghembuskan nafas, karena menurut LinkSearch Tools. Walaupun begitu, penggunaan 301 redirect secara berlebihan masih patut diwaspadai. Hal ini untuk antisipasi, akan suatu ketika ternyata ada faktor lain yang dapat berdampak ke sisi lain.

#5: Mengoptimalkan Konten Visual

Cukup sulit untuk menjelaskan ini jauh lebih rinci. Hampir setiap teknik promosi mengatakan “iya”, ketika kita menanyakan seberapa tinggi daya tarik dari konten visual.

Konten visual atau yang terlihat dan nampak secara menarik sudah bertahun-tahun semakin diminati oleh para audiens. Jadi, mau tidak mau ketika penerbit konten tidak hanya menyajikan konten tulisan. tapi juga menyisipkan sesuatu hal visual untuk menarik ketertarikan para audiens tehadap konten mereka.

Tidak hanya itu, kita juga perlu untuk mengoptimalkan pencaharian konten visual kita. Konten visual itu termasuk, gambar maupun video. Optimasi SEO gambar sendiri sudah pernah ofamni jelaskan pada artikel yang lainnya yang berjudul “Cara Optimasi SEO Gambar di Website Blog Dengan Mudah & Gratis“, jadi silahkan menyimak artikel itu untuk menyimak lebih rinci mengenai optimasi konten visual.

#6: Mengoptimalkan Accelerated Mobile Pages (AMP)

Kebutuhan pengunjung akan sebuah halaman website yang lebih responsif, semakin meningkat untuk keperluan efektifitas Bounce dalam sebuah website.

Salah satu solusi yang paling praktis adalah dengan mengintegrasikan AMP melalui webmaster.

Sangat penting untuk mempertimbangkan dan mengetahui bahwa AMP adalah salah satu protokol open-source yang memungkinkan sebuah halam website dapat dimuat seketika melalui browser mobile.

Intinya sih, Anda sebagai pengembang website sudah harus untuk memaksimalkan pengalaman pengunjung melalui mobile, gadget atau smarphone. Misalnya dengan mempercepat akses load, tampilan yang responsif dan lainnya. Itu semua karena ditahun 2017, pengalaman mobile user akan lebih diprioritaskan dari sebelumnya.

Penutup:

Mungkin itu saja yang dapat disampaikan pada artikel kali ini. Secara umum, ada banyak lagi teknik SEO yang memungkinkan sebuah website memaksimalkan hasil penelusuran yang efektif. Namun karena sisanya hanyalah poin-poin teknik serupa dari tahun-tahun sebelum, maka ke-6 poin ini saja yang dapat diuraikan.

Selebihnya jika ada yang ingin ditambahkan atau mungkin masukan mengenai topic yang dibahas kali ini atau topic lainnya. Silahkan ditinggalkan melalui kolom komentar yang telah tersedia.