Sebagai kitab suci utama dalam agama Islam, umat Muslim telah disyariatkan untuk memerhatikan Al Qur’an selayaknya dengan membaca, mentajwidkan, serta men-tadabburinya dengan mengamalkannya sebagai pahala.

Pada artikel ini kita akan membaca penggunaan dan menfaatan Al-Quran dalam kontek perangkat keras/lunak. Sehingga Anda jangan menyalahkaprakan persamaan penerapan Qur’an yang Nampak dengan akses melalui internet.

Walaupun terangnya Al-Quran merupakan kita suci yang benar-benar harus disucikan dan dipanutkan, tetapi Qur’an dalam format E-Digital sedikitnya tidaklah termasuk dalam hukum mushaf dan bukan berarti tidak ada perlakuan sama.

Apabila penerangan diatas sudah cukup jelas menurut Anda. Selanjutnya, Anda bisa mulai menggunakan Al-Qur’an Digital melalui internet.

Tautan dibawah merupakan situs layanan informasi qur’an dalam bentuk digital yang dapat Anda akses langsung melalui browser internet disaat bersamaan mengunjungi situs web tersebut. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi menginstall aplikasi atau software apapun, selain aplikasi pendukun yang dibutuhkan.

  • https://quran.com
  • http://www.quranexplorer.com
  • http://www.quranflash.com

Download Al Qur’an PDF

Disamping Anda bisa membaca Qur’an secara langsung melalui browser, baik itu komputer maupun handphone. Anda juga dapat mengunduh file Al Quran dengan kualitas terbaik. Sehingga Anda bisa membaca kapanpun dan dimanapun dengan mudah.

File dibawah telah disesuaikan kedalam format PDF (Portable Document Format) yang dapat Anda jalankan melalui browser atau aplikasi dokumen komputer maupun di smartphone (Android/iOS/Windows/Dll).

Berikut tautan untuk mengunduh Quran dalam format PDF:

Catatan: Beberapa file diatas mungkin berukuran lebih dari 100 MB (Megabyte), maka pastikan Anda tidak terkendala dengan jaringan dan batasan penggunaan internet.

Mungkin itu saja yang dapat diuraikan pada artikel kali ini. Disadari maupun tidak bahwa mungkin ada penggunaan kalimat atau kata-kata yang tidak sesuai atau tidak berkenan dan kurang lebihnya, maka mohon dimaafkan.

Sumber Referensi:

  • Momeen. (2013). We Are Muslims Blog. Diakses pada 28 May, 2017, dari www.momeen.blogspot.com
  • Akhun, N. (2008). Nafanakhun. Diakses pada 28 May, 2017, dari nafanakhun.wordpress.com
  • Imnasution (2013). File eBook Ibnu Majjah. Diakses pada 28 May, 2017, dari imnasution.wordpress.com